JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KPU Batalkan Pencoretan 12 Bacaleg Partai Nasdem Dapil Buleleng

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Permohonan sengketa Partai NasDem Bali terhadap KPU Provinsi Bali akhirnya menemui titik terang. Dari hasil mediasi kedua yang difasilitasi oleh Bawaslu Bali, KPU Provinsi Bali akhirnya melunak.

Dua belas Bacaleg yang dicoret di Dapil Buleleng akhirnya resmi dibatalkan. Hanya saja, Partai NasDem harus mengganti Bacaleg Perempuan, Ni Komang Nilawati, yang sebelumnya dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Bali.

Mediasi yang dilakukan sempat berjalan alot. Hingga akhirnya dilakukan mediasi tahap kedua. Pada tahap kedua yang digelar pada tanggal 20 Agustus lalu, mediasi dihadiri Ketua DPW Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa dan Sekretaris Luh Putu Nopi Seri Jayanti serta Ketua KPU Provinsi Bali Wayan Jondra dan Anggota Ni Putu Ayu Winariati.

Hasilnya ada dua kesepakatan dalam Putusan Kesepakatan Mediasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Nomor Registrasi 001/ PS/ 17.00/ VIII/ 2018, yang dibacakan Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariyani. Pertama, termohon dalam hal ini KPU Bali memberikan kesempatan kepada Pemohon dalam hal ini DPW Partai NasDem Provinsi Bali, untuk mengganti bakal calon anggota DPRD Provinsi Bali Dapil 5 (Kabupaten Buleleng) atas nama Ni Komang Nilawati nomor urut 9, dalam Model B.1 DPRD Provinsi, dengan calon perempuan lainnya yang memenuhi syarat dan belum pernah dicalonkan di Dapil berbeda, di lembaga perwakilan berbeda, dan di partai berbeda.

"Kedua, pelaksanaan terkait hal tersebut dilakukan oleh pihak Pemohon paling lambat satu hari kerja setelah putusan dibacakan oleh Bawaslu Provinsi Bali,"  kata Ketut Ariyani, yang didampingi anggota Bawaslu Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, I Wayan Wirka, I Wayan Widyardana Putra dan I Ketut Rudia, saat membacakan putusan hasil mediasi ini.

Sebagai tindaklanjutnya, Bawaslu Bali meminta kepada semua pihak baik KPU maupun Partai NasDem supaya menjalankn hasil kesepakatan dari mediasi yang tertuang dalam Berita Acara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu tersebut. Untuk KPU Provinsi Bali, putusan harus dilaksanakan paling lama tiga hari sejak putusan ini dibacakan.

Sementara itu, hasil kesepakatan tersebut disambut meriah oleh Partai NasDem Bali dengan menggelar syukuran potong tumpeng di Kantor DPW Partai NasDem Bali di Jalan Tukad Batanghari Panjer Denpasar. "Kami dari NasDem bersyukur karena proses yang cukup alot dan sangat menyita perhatian ini bisa selesai dengan lancar. Ini luar biasa. Dari nol Bacaleg kami untuk Dapil Buleleng, kembali menjadi 12 orang," papar Ketua DPW Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, Kamis (23/8/2018).

NasDem Bali juga menyampaikan rasa terima kasih kepada bawaslu Bali dan KPU Provinsi Bali yang telah menjalankan proses demokrasi dengan bijaksana. "Ini pembelajaran kepada kita semua. Bahwa ternyata dalam demokrasi, ada juga kearifan. Ada tujuan yang lebih besar, selain proses. Ada penghormatan kepada hak politik masyarakat, termasuk perempuan. Ada juga niat baik para pihak terkait. Tanpa itu tentu susah," tandasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris DPW partai NasDem Bali Luh Putu Nopi Seri Jayanti. Menurutnya, Partai NasDen akan langsung mengambil langkah pergantian nama bacaleg. Yakni Desak Made Sri Wahyuni sebagai pengganti Ni Komang Nilawati.

"Jadi tetap ada empat Bacaleg perempuan dari 12 Bacaleg NasDem Dapil Buleleng, sehingga kuota 30 persen perempuan tetap terpenuhi," singkatnya. (her)